Table of Contents

Petrus sent us a letter from Peace Place in Central Java today.

From Petrus:

“From the beginning, my wife, Nanik, and I knew our decision to build Peace Place would disrupt the normal routines of our lives and family, our family condition and economy, and our social standing with the people around us. I was certain our decision was right, because, like Nadine often says, I will be closer to my family and, what’s more, we will build something new together.

“After we’ve travelled this path for over one year, I feel my ideas are showing visible results, although they aren’t being called big yet, I hear a great deal of testimony through my friends who are accompanying children and who are attending workshops at Peace Place that they feel they have found something new and influential in their lives. Our last workshop where eleven new people participated, they profusely testified that what they received here motivated them to make major changes in their lives. Life is calmer. Life’s challenges are untangling. You will be increasingly clear as you meet friends and Nanik here when you visit. I see this as an extraordinary transformation.”

——-

“Sejak awal ketika saya dan Dik Nanik memilih membangun PP artinya sudah membuat keputusan yang mempengaruhi ritme kebiasan hidup dalam keluarga, kondisi keluarga, ekonomi keluarga dan posisi secara sosial dengan orang-orang yang ada disekitar. Saya meyakini bahwa pilihan saya sudah tepat sebab seperti yang sering saya sampaikan ke Bu Nadine saya pasti akan lebih dekat dengan keluarga dan terlebih dari itu akan memulai sesuatu yang baru.

Setelah satu tahun perjalanan, saya merasakan apa yang saya pikirkan mulai nampak ada hasilnya walaupun mungkin belum dikatakan besar sebab saya mendengar banyak kesaksian melalui teman-teman pendamping anak dan beberapa teman yang mengikuti pelatihan di PP, bahwa mereka merasakan menemukan sesuatu yang baru dan mempengaruhi hidupnya, pelatihan terakhir yang diikuti oleh 11 orang peserta baru, saya banyak mendengar kesaksian bahwa apa yg didapat memotivasi untuk melakukan perubahan. Hidup yang lebih tenang, membongkar tekanan yang ada dlm pengalaman hidupnya, Bu Nadine akan semakin jelas nanti ketika ketemu dengan teman-teman baru dan juga Dik Nanik. Saya melihat bahwa ini perubahan yang luar biasa.”