Table of Contents

Zumrotun and Sunadi, Tondomulyo, Indonesia (Bahasa Indonesia)

Nama saya, Zumrotun.

Disamping saya adalah suami saya, namanya Sunadi.

Kami tinggal di Desa Tondomulyo, Kabupaten Pati, INDONESIA. Usia saya adalah 31 tahun dan usia suamiku 37 tahun. Sekarang kami tinggal berdua bersama ayah, ibu dan kedua anak kami, jadi kami tinggal berenam dalam satu rumah.

Sehari-hari saya sebagai ibu rumah tangga biasa dan suamiku sebagai buruh tani, kami tergugah membuat taman bermain atau PAUD setelah mengikuti pelatihan bersama bu Nadine dan melihat anak- anak yang sering mengalami kekerasan, baik dalam pendidikan formal (sekolah) maupun di lingkungan mereka masing-masing,. Kami berusaha memadukan antara bermain dengan belajar dan memasukkan cara-cara hidup tanpa kekerasan.

Kami bertekad membuat taman bermain dengan apa yang kami miliki yaitu yang dulunya kandang sapi kami jadikan tempat untuk bermain, sangat sederhana memang, tapi kami sangat senang disana dan anak-anak sepertinya juga senang dan merasa nyaman ditempat itu. TERIMAKASIH BU NADINE atas semua bantuan yang diberikan kepada kami. Kami tidak bisa membalas apa-apa, hanya ucapan terimakasih dan do’a yang bisa kami berikan. Semoga Bu Nadine di beri kesehatan, panjang umur dan Tuhan selalu memberkati kita semua, sehingga kita akan selalu berjumpa dan membangun perdamaian bersama-sama. Amiiiin.

Dan tidak lupa kami selalu minta dampingan dan dukungan dari Bu Nadine.

Ini adalah anak bermain balok. Terimakasih Bu Nadine dan teman-teman di Friends Peace Teams atas bantuan baloknya!

Ini adalah Salwa dan Dava sedang bermain di sentra peran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kami merasa bahagia sekali melihat anak-anak bermain dengan nyaman sesuai dengan perkembangannya tanpa ada rasa takut.

Ini Aghus, anak kami, dengan Faril dan Rizki sedang bermain di sentra alam, mereka asyik sekali sampai berjam-jam. Terimakasih banyak Bu Nadine dan teman-teman di Friends Peace Teams!

Masih banyak lagi foto kegiatan anak-anak yang belum bisa kami kirim karena keterbatasan alat dan kemampuan kami. Terimakasih Bu Nadine dan teman-teman di Friends Peace Teams!