Table of Contents

Valerie Joy, Brisbane Australia (Bahasa Indonesia)


Nama: Valerie Joy
Siapa yang tinggal di rumah saya? – Ada Kath dan anak perempuannya yang bernama Kelly O’Neil, dan Carlos Javier Plazas dari Columbia. Dan hubungan saya dengan mereka adalah mereka kost di rumah saya.

 

Bagaimana saya menghabiskan waktu saya? – Quakers- lokal, Australia dan internasional; olah raga pribadi, bernyanyi, Lyceum (klub internasional untuk wanita yang mempromosikan belajar sepanjang hidup); berkebun, menulis, membaca, berdiskusi.
Anggota keluarga saya terdiri dari putri sulung saya, yaitu Megan, yang menikah dengan David, dan ketiga cucu saya Lauren, Ben, dan Patrick; putri kedua saya Leith, yang menikah dengan Mike, dan cucu saya Felix; putra saya Alex, tinggal di London, dan memiliki seorang pacar bernama Harriet.

 

Apa yang harus saya lakukan saat ini karena panggilan atas kepercayaan atau hati nurani saya? Saya percaya akan kekeluargaan universal umat manusia dan lakukan sebisa saya untuk membawa kerukunan dimana pun saya berada. Terutama dalam dekade ke-8 hidup saya ini, saya ingin merentangkan diri saya dan hidup sepenuhnya. Untuk diisi dengan Tuhan atau “en-thu-siasm”

 

Bagaimana saya membangun kedamaian dalam hidup dan lingkungan saya? Keadilan lingkungan, sadar akan pengurangan karbon; berbagi tempat tinggal dengan orang lain dan pengunjung; menggunakan sepeda, angkutan umum, berjalan, dan jarang menggunakan mobil; pelatihan dan administrasi AVP (HTK); FWCC – mendorong komunikasi antar perorangan dan kelompok.

 

Apa yang saya lakukan yang telah membuat komunitas saya lebih baik? Pada masa bekerja, saya telah bekerja keras untuk perkembangan komunitas melalui konsultasi, perencanaan, dan pemberdayaan orang lain. Hal ini berlangsung hingga saat ini melalui Quakers. Saya juga sangat suka bernyanyi, baik secara solo maupun dalam kelompok.

 

Apa yang saya hargai dari seorang teman? Seseorang yang tetep berhubungan dan senang berjumpa dengan saya-dan saya dengan mereka. Seseorang yang tahu kelemahan saya maupun kelebihan saya. Seseorang yang mengilhami saya untuk tidak berhenti – disaat saya merasa seolah-olah sedang melambat. Pendengar yang baik; seorang yang tertawa dan menangis dengan saya. Seorang yang mengerti aspirasi saya dan juga sebaliknya.

 

Apa yang membuat hidup saya berarti atau yang membuat saya merasa penuh harapan? Terobosan ilmiah tentang bagaimana kita dapat memberi makan kepada 9 milyar penduduk dunia sampai dengan tahun 2050; perbaikan kerusakan bumi; pembelajaran antar-budaya melalui musik, buku, diskusi; berjalan dengan orang-orang terpinggirkan.
2013