Table of Contents

Pamela Haines, Philadephia, PA A.S. (Bahasa Indonesia)

Aku tinggal di rumah besar dengan suamiku dan anak angkat laki-laki yang sudah dewasa dan beberapa teman lain. Kami punya anak dua lagi yang dewasa. Rumah kami di kota besar menjadi tempat berkumpul untuk orang-orang dari macam-macam negara. Kadang-kadang mereka tinggal disini beberapa minggu, bulan atau tahun.

Aku berkerja mendukung anak-anak usia dini, membangun pemimpinan dan bersahabatan antara guru-guru kelompok bermain dan taman anak-anak, dan berusaha mencari dukungan untuk lingkungan itu. Aku memimpin tempat yang mendukung keluarga dan mengajar counseling antara teman-teman.

Aku membebaskan diri dari kecanduan konsumpsi yang menjadi pengaruh besar di jaman ini. Aku menulis dan memimpin kelompok diskusi dan mencari jalur-jalur lain untuk mengajak orang-orang A.S. untuk melawan system ekonomi berdasar kerakusan dan tambahan dan membebaskan kita dari kecanduhan konsumpsi. Aku mulai “kelompok hati nurani” di lingkungan agamaku (Quaker) untuk mengajak orang-orang mendengarkan suara hati nurani dari dalam diri sendiri dan bertindak penyesuaian .

Untuk membangun komunitasku, aku mendukung anak-anak usia dini dan  memanggil keperdulian terhadapnya. Aku coba membantu orang-orang kota besar peduli terhadap keindahan alam dan bumi melalui bercocok tanam kebun-kebun umum, dan mendukung tempat perkumpulan masyarakat di daerah yang sangat miskin di kota ini.

Cara-caraku untuk mendukung perdamaian adalah menyediakan waktu untuk mendengarkan suamiku secara rutin dan mendengarkan orang-orang lain. Aku menolong orang tua supaya mereka bisa mengerti, mendengarkan dan bermain dengan anak-anaknya. Aku mengajar ketrampilan-ketrampilan counseling antara teman-teman dan mendukung kelompok pemimpin untuk mengembangkan lingkungan counseling. Dan aku mengundang orang-orang didaerahku untuk mencari hubungan dengan orang-orang dan kegiatan perkembangan di tempat lain di dunia yang aku sendiri punya hubungan, misalnya aku memimpin kelompok pendampingan Nadine supaya dia bisa berteman sama orang-orang Indonesia.

Pamela Haines in UgandaAku punya teman dekat di Uganda Utara. Mereka pada umum tinggal di kota Gulu sejak perang mengusir mereka harus masuk kota. Aku senang bisa mendukung mereka dalam berjuang membangun kembali perdamaian setelah sejarah kekerasan yang panjang. Kita saling mendengarkan, tertawa, makan bersama-sama dan mencari jalan untuk mendukung anak-anaknya.  Di foto ini aku sama teman-teman di sekolah UNIFAT di kota Gulu, Uganda Utara.

Aku sangat senang mempunyai teman di Indonesia. Yang aku mencari dari teman adalah:

Pamela Haines in the KitchenAku dapat arti dan harapan kedepan dari orang-orang di seluruh dunia yang mau berteman, bekerja untuk perubahan yang baik, hidup sederhana, peduli harapan-harapan bersama-sama dan berbagai apa saja dengan siapa saja.

2011